Di tengah hiruk-pikuk permasalahan di bank-bank konvensional serta krisis moneter dan keuangan yang mengglobal sekarang ini, kehadiran bank syariah telah memberikan jalan keluar yang sangat tepat bagi umat Islam. Di tengah kehadirannya ini, banyak di antara umat Islam yang belum memahaminya; apa itu bank syariah, apa saja perangkatnya, bagaimana cara menabung di sana, dan lain-lainnya. Kehadiran buku ini sangat dibutuhkan, baik oleh kalangan umum, bankir, maupun para ulama, karena buku ini menyajikan kajian tentang bank syariah dalam bentuk teoritis dan praktis.
Dr. Muhammad Syafi’i Antonio, M.Ec. lahir pada 12 Mei 1967 dengan nama asli Nio Gwan Chung dari pasangan Liem Soen Nio dan Nio Sem Nyau. Sekalipun dibesarkan di tengah keluarga Kong Hu Chu dan Kristen, pengembaraannya mencari kebenaran telah mengantarkannya ke haribaan Islam. Bermula dari syahadat di hadapan K.H. Abdullah bin Nuh di Bogor, belajar alif-ba-ta kepada H. Adung Abdurrahim di Masjid Agung Sukabumi, hingga mondok di Pondok Pesantren An-Nizham Sukabumi di bawah asuhan K.H. Abdullah Muchtar, penerus dan murid utama ulama terkemuka Habib Syeikh bin Salim Umar Al-Attas.
Muhammad Syafi’i Antonio (Nio Gwan Chung) adalah ikon perbankan dan keuangan Islam di Indonesia. Dia adalah Ketua Sekolah Tinggi Ekonomi Islam (STEI Taskia). Dia menerima gelar Ph.D. bidang micro finance dari University of Melbourne (2004), mendapat master ekonomi dari Universitas Islam Internasional Malaysia (1992) dan menyelesaikan gelar pertamanya bidang hukum Islam dari University of Jordan (1990). Dia juga melaksanakan program penelitian dengan mengunjungi Universitas Al-Azhar di Kairo Mesir dan Universitas Oxford, Inggris.
Dengan timnya di Tazkia Consulting, dia juga membantu pembentukan lebih dari 14 Divisi Bank Syariah konvensional, 7 diantaranya beroperasinya asuransi Islam, dan melatih lebih dari 8.000 praktisi keuangan di Indonesia. Saat ini, dia menjabat sebagai Komite Perbankan Syariah Bank Indonesia, Bank Sentral Malaysia, Global Dewan Syariah al-Mawarid Finance dan Asuransi DUBAI.
Dia juga pengawas di Bank Syariah Mandiri, Asuransi Takaful, Bank Mega Syariah, Schoders Manajer Investasi yang memegang PNM. Sampai saat ini, dia menulis lebih dari 12 buku tentang perbankan syariah, zakat, kepemimpinan dan manajemen. Karena kontribusinya pada bidang ini, dia dianugerahi “Syariah Award” oleh Bank Indonesia, Majelis Ulama Indonesia (MUI), dan Bank Muamalat (2003). Anti-Korupsi & Good Governance Award dari Kementerian Aparatur Negara (2007) mendapat pengakuan dari Asia Finance Award oleh Forum Keuangan Arab Asia (2008) dan memenangkan penghargaan Alumni Australia (dalam kategori Kepemimpinan Bisnis) dari pemerintah Australia (2009), dan IDB Nominasi Hadiah dari Indonesia (oleh Menteri Keuangan).

